REAL Madrid harus bersusah payah untuk menekuk Dinamo Zagreb di laga perdana penyisihan Grup D Champions League. Madrid yang bermain dengan 10 pemain sejak menit 73 akhirnya unggul tipis 1-0 lewat gol Angel Di Maria.
Tandang ke Maksimir Stadium, kemarin, meski mendominasi jalannya pertandingan, Madrid tampak kerepotan menghadapi permainan disiplin klub Kroasia itu. Peluang demi peluang sepanjang babak pertama tak membuahkan hasil.
Pertandingan baru berjalan tiga menit, Los Blancos –julukan Real Madrid- langsung mengancam lewat bintangnya, Cristiano Ronaldo. Sayang bola umpan terobosan Angel Di Maria masih gagal dimanfaatkan Ronaldo menjadi gol.
Menit 11, giliran Karim Benzema yang mengancam. Namun bola masih melambung di atas mistar gawang Dinamo yang dikawal kiper Ivan Kelava.
Ivan kembali tampil gemilang saat menggagalkan dua percobaan dari Benzema dan Oezil di menit 28. Meski Madrid terus mengurung pertahanan Dinamo namun hingga turun minum skor 0-0 tak berubah.
Di babak kedua, Madrid tetap mengendalikan jalannya pertandingan. Kerja keras Madrid akhirnya membuahkan hasil di menit 53 lewat gol Di Maria. Kerja sama apik Ronaldo, Benzema dan Marcelo akhirnya dikonversikan winger Argentina ini menjadi gol. Madrid sementara unggul 1-0.
Namun petaka menghampiri pasukan Jose Mourinho. Pada menit 73, bek Marcelo diusir wasit Svein Oddvar Moen setelah dianggap melakukan diving di kotak penalti Dinamo Zagreb.
Sayangnya, unggul jumlah pemain ternyata tak mampu dimanfaatkan kubu tuan rumah. Skor 1-0 untuk keunggulan Madrid akhirnya bertahan hingga pertandingan usai.
Namun kemenangan tipis ini cukup untuk mengantarkan Madrid memuncaki Grup D setelah di pertandingan lainnya antara Ajax Amsterdam kontra Olympique Lyon hanya berakhir imbang 0-0.
Winger Real Madrid, Cristiano Ronaldo mengaku kecewa dengan wasit asal Norwegia, Svein Oddvar Moen yang memimpin laga. Ronaldo sendiri harus mengakhiri laga ini dengan pendarahan di pergelangan kaki sehingga memerlukan jahitan. Akibatnya, dia diragukan tampil saat klubnya menghadapi Levante, Senin (18/9) nanti.
“Dia (wasit Oddvar Moen) sangat memalukan. Sungguh menyedihkan karena wasit berkata mereka akan melindungi pemain paling bertalenta. Namun, saat pemain lain tak tersentuh saya dilanggar sepanjang waktu,” ujar Ronaldo pada Marca.
“Saya harap wasit ini tidak lagi memimpin pertandingan kami yang lain karena dia memalukan,” ungkap Ronaldo.
Dalam pertandingan tersebut, Ronaldo mendapat cemoohan sepanjang pertandingan dari fans Dinamo Zagreb. Menanggapi hal tersebut, pemain Portugal ini tak ambil pusing.
“Saya yakin itu karena saya tampan, kaya, dan pemain bola yang hebat. Mereka cemburu pada saya. Saya tak punya penjelasan lain,” jelas Ronaldo.(net/and)
















