UEFA Financial Fair Play tidak membuat klub-klub Eropa mengetatkan keuangan mereka di bursa transfer. Klub tetap merogoh kocek dalam-dalam untuk mendapatkan pemain yang mereka inginkan. Lihat saja belanja klub Premier League di musim panas ini.
Ke-20 klub Premier League total menghabiskan 485 juta pounds (Rp 6,7 triliun) untuk transaksi yang melibatkan 473 pemain. Dari nominal itu, 100 juta pounds (Rp 1,3 triliun) dibelanjakan di hari terakhir bursa transfer (31/8). Dibandingkan tahun lalu, terjadi kenaikan pengeluaran 33 persen.
Dan Jones, juru bicara lembaga survei Deloitte, mengatakan bahwa bujet belanja klub Premier League tahun ini bukan yang terbesar dalam lima tahun terakhir. “Tahun ini selevel dengan 2007 dan 2009,” ungkapnya sebagaimana dilansir Reuters.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Manchester City masih menjadi klub yang dominan dalam belanja transfer. City mengeluarkan dana 81 juta pounds lebih (Rp 1,1 triliun) dengan separonya dialokasikan untuk pemain termahal musim ini, Sergio Aguero.
Tapi, belanja City tidak terlalu jauh dengan Chelsea, Liverpool, Arsenal, dan Manchester United. Keempatnya menggelontorkan dana lebih dari 50 juta pounds (Rp 691 miliar). “66 persen belanja klub Premier League musim ini berasal dari kantong uang City, Chelsea, Liverpool, Arsenal, dan United,” jelas Jones.
Di saat belanja pemain membengkak, keuntungan klub Premier League dari penjualan pemain menurun. Dengan pemasukan bersih 180 juta pounds (Rp 2,4 triliun) musim panas tahun ini, berarti lebih sedikit 20 juta pounds (Rp 276 miliar) dibandingkan musim panas tahun lalu.
Meski begitu, tidak sedikit klub yang meraup keuntungan. Tottenham Hotspur salah satunya. Spurs -sebutan Tottenham- mengantongi pemasukan Rp 312 miliar disusul Aston Villa dengan Rp 281 miliar. Arsenal juga masih untung Rp 130 miliar setelah menjual Cesc Fabregas dan Samir Nasri.
Tapi, klub yang menjalankan bisnis terbaik adalah Everton. Klub sekota Liverpool itu bahkan tidak mengeluarkan uang sepeser pun. Sebaliknya, The Toffees -sebutan Everton- meraup Rp 236 miliar hasil penjualan empat pemain, antara lain Mikel Arteta ke Arsenal, Aiyegbeni Yakubu (Blackburn Rovers), Jermaine Beckford (Leicester), dan James Vaughan (Norwich).
“Kami, mungkin, akan membelanjakan pemasukan kami pada Januari tahun depan (bursa transfer musim dingin 2011, Red),” kata pelatih Everton David Moyes seperti dilansir Daily Mail.(dns)
















