LA PLATA - Juara bertahan Brasil menyusul tuan rumah Argentina yang harus tersisih lebih dini di babak perempatfinal Copa Amerika setelah kalah adu penalti 0-2 dari Paraguay, Senin (18/7) WIB. Pertandingan terpaksa digelar sampai adu penalti karena selama 120 menit kedua tim tidak ada yang mampu mencetak satu gol pun.
Brasil langsung mengambil inisiatif penyerangan sejak awal. Laga baru berjalan lima menit gelandang Ramires sudah mengancam lewat tendangan jarak jauhnya. Penyerang muda Neymar hampir membawa Brasil memimpin ketika sudah berhadapan dengan kiper Justo Villar di menit 26, sayangnya tendangannya masih melebar.
Paraguay sendiri tak begitu banyak menghadirkan ancaman di gawang Brasil. Skor kacamata pun bertahan sampai turun minum. Setelah jeda, Brasil meningkatkan intensitas serangannya. Aksi Neymar yang sudah gagal dijangkau Villar masih bisa dihalau bek Torres. Sebuah peluang Robinho di menit 62 memaksimalkan aksi Douglas Maicon juga masih belum membuahkan gol.
Kerjasama Lucio dengan Maicon pada menit 67 nyaris berbuah gol bila bola yang disambar Paulo Henrique Ganso tidak ditepis Villar. Di menit 73, giliran Alexandre Pato yang membuang peluang emas ketika Villar masih bisa membendung aksi pemain AC Milan itu.
Villar benar-benar menjadi pahlawan Paraguay. Di menit 82, Villar sukses menghalau aksi Pato. Bola muntah yang coba ditanduk kembali oleh Pato masih melebar. Pertandingan pun dilanjutkan sampai perpanjangan waktu karena tidak ada gol yang tercipta.
Suasana pertandingan semakin memanas di masa perpanjangan waktu. Baik Brasil maupun Paraguay harus bermain dengan 10 pemain pada menit 102 ketika Alcaraz dan Lucas diusir wasit akibat bersitegang.
Sayangnya tambahan waktu 30 menit tak mampu dimanfaatkan Brasil untuk menembus kokohnya pertahanan Paraguay. Adu penalti terpaksa digelar untuk menentukan pemenang.
Di babak adu penalti, keberuntungan sedang menjauhi Brasil. Tak satu pun dari empat algojo mereka yang mampu menyarangkan bola. Elano Blumer, Andre Santos dan Fred eksekusinya tidak menemui sasaran. Sedangkan tendangan Thiago Silva bisa ditepis Villar. Sementara dua eksekutor Paraguay Estigarribia dan Cristian Riveros mampu memperdaya Julio Cesar. Hanya Edgar Barreto saja yang tendangannya melebar.(net/pri)
















