SUBANG-Edi, seorang tukang becak yang biasa mangkal di sekitar Pasar Pujasera Subang ditemukan tak bernyawa, Jumat (3/2). Sontak, kejadian tersebut mengagetkan warga.
Dugaan sementara, pria berusia 59 tahun itu meninggal dunia akibat kelelahan. Aparat tidak menemukan tanda-tanda kekerasan dalam tubuh pria yang tercatat sebagai warga Kelurahan Cigadung tersebut.
Menurut Kepala Unit I Reskim Polres Subang, Aiptu Ali Sudjoko, semula korban tidak disangka telah meninggal dunia. Ini karena, di sekitar lokasi sudah hal biasa ada pengemudi becak yang tidur di pinggir jalan.
“Namun beberapa warga dan rekan seprofesinya curiga, karena korban hingga lebih dari pukul 06.00 WIB masih belum terbangun. Seorang rekannya mencoba membangunkan, tetapi tetap diam. Beberapa warga akhirnya melaporkan kejadian ini kepada anggota Polantas yang bertugas di Jalan Letjen Suprapto serta Satreskrim Polres Subang,” tandas Aiptu Ali.
Ditegaskan Aiptu Ali, dugaan sementara korban meninggal dunia akibat mengalami kelelahan. Ini karena tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan atau bekas penganiayaan di tubuh korban.
“Jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Ciereng guna dilakukan visum etrefertum, untuk kemudian diserahkan kepada keluarganya,” tegas Aiptu Ali Sudjoko.
Informasi yang dihimpun Pasundan Ekspres, sebagai tukang becak, korban sering mangkal di sekitar Pasar Pujasera. Saat pagi sekitar pukul 06.00 WIB, beberapa tukang becak yang memang banyak ditemukan di pasar yang berada di pusat Kota Subang tersebut.(bds)

















