Harian Umum Pasundan Ekspres Online

Rp34 Milyar Relokasi Pasar Leuwipanjang

Dianggarkan dari APBD Perubahan
PURWAKARTA
-Rencananya pada tahun 2014, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta akan melakukan relokasi Pasar Leuwipanjang di Jalan Letkol Abdul Qadir Nomor 150. Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Purwakarta, Linda Nurdiana meminta kepada pedagang agar lebih menerima relokasi dan tidak anarkis.
Lebih dari lima pasar tradisional yang ada di Purwakarta, jumlahnya diperkirakan tetap bertahan bila dibanding pasar modern. Di antaranya pasar tradisional di Bojong, Maniis, Wanayasa, Plered, pasar Rebo, pasar Lewuipanjang dan Taringgul Tengah. Karena keberadaanya sangat vital maka pemerintah pun berencana memeberikan tempat untuk pasar tradisional ke tempat baru yang lebih representatif. Kebijakan tersebut sebetulnya menuai pro dan kontra karena pedagang tradisional lebih banyak memilij untuk tetap tinggal di bangunan lama.
"Relokasi terjadi karena akan dibangunnya pasar yang lebih representatif dan pasar yang lebih nyaman," tutur Linda Nurdiana kepada Pasundan Ekspres, Senin (15/7).
Linda meminta kepada para pedagang untuk bisa menerima. Jangan sampai ada kekerasan dalam setiap relokasi pasar tradisional yang ada di Purwakarta. Pasalnya, jika melihat kejadian sebelumnya saat relokasi pasar tradisional Simpang sempat ada penolakan warga, bahkan berujung ricuh. Kondisi tersebut tentu bisa menjadi pelajaran bagi pemerintah agar lebih memahami kondisi psikologis pedagang pasar. Jika dipaksakan pedagang cenderung menolak, maka perlu upaya persuasif melalui pendekatan komunikasi dengan pedagang.
"Semoga para pedagang bisa menerima suatu pembangunan. Untuk kebaikan kedepan dengan bersikap bersabar dan yakin. Karena rejeki akan tetap ada dari Allah. Relokasi hanya sementara selama pembangunan pasar," paparnya.
Sementara itu menurut Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi saat memberikan jawaban dalam Rapat Paripurna Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan beberapa waktu lalu. Dedi menegaskan, Pemkab akan melakukan relokasi pasar Leuwipanjang pada 2014 nanti. Pasar Leuwipanjang sendiri sebetulnya memiliki sejarah di Purwakarta sebagai pasar pedagang kecil.
Rencananya, Pemkab akan menyediakan tempat baru bagi pedagang di Pasar Leuwipanjang. Diperkirakan untuk relokasi akan memakan biaya dari APBD total sebesar Rp34 milyar.
"Pasar tradisional, Rp34 Miliar, Rp6 milyar dari Dana Alokasi Khusus dan Rp22 Miliar. Pada tahun 2014 nanti, tidak ada lagi orang yang jualan di jalan," pungkasnya.(sei/vry)

 
Catatan Dahlan Iskan

Kolom Khusus Catatan Dahlan Iskan

Dengan Grobogan Tidak Perlu Impor

Kita belum tahu siapa yang akan menjadi juara Wirausaha Muda Mandiri tahun ini. Minggu depan, dalam acara yang biasanya dihadiri 5.000 wirausaha muda,...


Catatan Lainnya...

iklan kanan