PURWAKARTA-Cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini, mengakibatkan harga komoditi sayuran di Purwakarta mengalami fluktuasi. Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung hingga Maret mendatang.
Ai Siti Halimah (39) salah seorang pedagang sayuran di Pasar Rebo kepada Pasundan Ekspres, Minggu (29/1) menjelaskan, meski sempat mengalami kenaikan, hingga akhir bulan ini, harga sayuran masih belum stabil dan cenderung naik turun. Misalnya saja harga Cabai Merah Keriting, sempat mencapai Rp30 ribu per kilogram di beberapa pasar tradisional. Kenaikan tersebut diakibatkan guyuran hujan yang berlangsung beberapa pekan ke belakang.
Petani mengalami penurunan produksi dan mengakibatkan kenaikan harga. “Sekarang cabai merah harganya Rp20 ribu-Rp24 ribu. Harga sebelumnya Rp32 ribu,” paparnya.
Begitupun pun dengan harga tomat di pasaran. Menjelang pergantian bulan juga mengalami penurunan. Padahal harganya sempat mengalami kenaikan hingga Rp12 ribu per kilogram. Karena hampir merata dengan cuaca yang tidak menentu, akhir pekan ini harga tomat turun di pasar tradisional. “Harganya turun menjadi Rp8 ribu. Sebelumnya Rp12 ribu,” ujarnya.
Namun di tengah tidak menentunya beberapa harga sayuran, justru harga bawang merah mengalami kenaikanyang dinilai tidak diduga-duga. Karena sebelumnya harga bawang merah belum pernah naik dan tetap stabil. Kenaikan juga terjadi pada harga cabai rawit yang mencapai Rp14 ribu. Padahal sebelumnya hanya Rp12 ribu per kilogram.(sei)

















