Harian Umum Pasundan Ekspres Online

Siaga Letusan, Pemkab Siapkan Rp2 Miliar

Gelar Rakor Seluruh Camat se-Subang Selatan
SUBANG-Terkait peningkatan status Gunung Tangkuban Perahu dari normal level 1 menjadi waspada  level II, Pemkab Subang dan Kodim 0605 Subang menggelar rapat  koordinasi (rakor) bersama seluruh camat di Subang Selatan, Kamis (30/8). Rakor itu membahas pengamanan dan penanggulangan situasi terburuk  apabila Kawah Ratu Gunung Tangkuban Perahu meletus.
Sekda Subang Drs Rahmat Solhin kepada Pasundan Ekspres, usai rapat koordinasi penanggulan bencana alam Gungung Tangkuban Perahu di Kodim 0605 Subang mengatakan, pihak Pemda Subang menyiapkan dana Rp2 milair untuk menanggulangi bencana meletusnya Gunung Tangkuban Parahu. “Dana khusus untuk penanggulan bencana alam memang tidak ada. Akan  tetapi dana tak terduga memang diperuntukan untuk penanggulangi bencana  sebesar Rp2 miliar. Untuk itu sudah kami siapkan alokasi dana dari dana tak terduga,” tegas Sekda Subang Rahmat Solihin.
Pihaknya juga ters memantau kondisi Kawah Ratu Gunung Tangkuban Perahu saat ini telah menjadi status waspada. Pemkab akan selalu memperbaharui informasi status dari Badan Geologi untuk bersiap menghadapi kemungkinan terburuk. “Memang saat ini kami Pemerintah Daerah Kabupaten Subang belum mendapatkan informasi  terbaru terkait aktifitas Kawah Ratu Gunung Tangkuban Perahu. Karena  saat ini terus meningkat aktifitasnya bahkan kepulan asap terus keluar dari kawah ratu tersebut. Dengan adanya hal itu kami  Pemerintah Kabupaten Subang siap untuk mengambil langkah-langkah. Hari  ini (kemarin, red) kami menggelar rapat dengan para Muspika di seluruh kecamatan di Subang Selatan di antranya Camat Ciataer, Sagalaherang, Jalancagak, Kasomalang, dan Tanjungsiang serta Kecamatan Serangpanjang,” papar Sekda Rahmat.
Semua kecamatan yang ada di Subang Selatan itu menjadi daerah yang masuk dalam kawasan rawan bencana. Sehingga menurut Sekda, apabila meletus Gunung Tangkuban Parahu dan seluruh kecamatan di Subang Selatan akan terkena dampak tersebut baik, oleh asap atau gas beracun.  “Kami saat ini terus berkoordiansdi dengan pak dandim 0605 Subang Letkol Kev Tegup P, yang tersebut serius mengarahkan  untuk upaya penanganan Gunung Tangkuban Perahu,” kata Sekda.
Sementara itu Dandim 0605 Subang Letkol Kev Teguh P menjelaskan, terkait  aktifitas Gunung Tangkuban Parahu  yang saat ini waspada, pihaknya bersama jajaran TNI dari Kodim 0605 Subang telah bersiap membantu masyarakat. Apalagi pihaknya baru saja menggelar geladi penanganan bencana yang diikuti seluruh anggota Kodim 0605 Subang bersama unsur sipil  lainnya.
“Kami dari TNI jajaran Makodim 0605 Subang siap untuk menjalan tugas untuk evakuasi bagi masyarakat di sekitar.  Memang baru beberap hari aktifitas Kawah Ratu Gunung Tangkuban Perahu sudah ada perubahan menjadi waspada. Sehingga merasa perlu bahwa masing-masing wilayah  yang nantinya akan berdampak langsung, untuk membahas pemetaan  daerah yang terkena  segala macam  material berbahaya seperti gas beracun ataun hujan debu,” papar Dandim Teguh P.
Pihaknya mengharapkan apabila terjadi hala-hal yang tidak diinginkan  setiap kecamatan yang ada di Subang Selatan  kemana arah jalan untuk pengungsian.  Sehingga apabila terjadi sudah tidak binggung lagi  dan malah kita sudah siap untuk antisipasinya. “Namun demikian kepada masyarakat tidak perlu resah dengan adanya peningkatan status waspada ini,” kata Dandim. (bds)

 
Catatan Dahlan Iskan

Kolom Khusus Catatan Dahlan Iskan

Dengan Grobogan Tidak Perlu Impor

Kita belum tahu siapa yang akan menjadi juara Wirausaha Muda Mandiri tahun ini. Minggu depan, dalam acara yang biasanya dihadiri 5.000 wirausaha muda,...


Catatan Lainnya...

iklan kanan