Harian Umum Pasundan Ekspres Online

Kesan Mendalam Persinggahan KRI Dewaruci di Kwajalein, Kepulauan Marshal, AS

Disuguhi Nasi Goreng, Dubes AS Minta Tambah
Kapal latih kebanggaan Merah Putih KRI Dewaruci telah berlayar meninggalkan Dermaga Echo, Kwajalein Sabtu (12/2) sore waktu setempat atau Minggu WIB. Banyak kesan yang dirasakan selama kapal itu sandar semalam di pangkalan militer milik Amerika Serikat (AS) tersebut.
SURYO EKO PRASETYO - Kepulauan Marshal , AS
PERASAAN berat meninggalkan Kwajalein dirasakan mayoritas kru KRI Dewaruci. Rencana tiga hari singgah di gugusan 34 pulau karang samudra Pasifik itu hanya dilakoni dua hari. Keterlambatan kapal masuk persinggahan etape kedua hingga dua hari, membuat waktu istirahat dipersingkat. Kehadiran tamu istimewa seperti Duta Besar AS untuk Kepulauan Marshal Martha L. Campbell dan Komandan Pangkalan Militer Usaka Kolonel US Army Joseph N. Gaines ibarat menjadi doping.
Martha dalam kunjungan ke Dewaruci pada Jumat (10/2) siang, sesaat setelah kapal sandar, menyampaikan kekagumannya. Dia tidak mengira jika kapal legendaries yang diproduksi 1952 itu masih mampu melakukan pelayaran keliling dunia dalam waktu hampir 10 bulan. ''Dubes menyampaikan rasa kagum terhadap fisik kapal yang sudah tua namun penuh nilai seni,'' kata perwira penerangan Kapten Sapto Budiarto (KH) dalam laporannya kepada Jawa Pos (Grup Pasundan Ekspres).
Kunjungan Martha di kapal yang diawaki 77 orang tersebut turut didampingi Atase Pertahanan Laut RI di Washington Kolonel Laut (KH) Anwar Saadi. Mereka melihat secara dekat suasana anjungan, buritan, haluan, dan fasilitas lain di atas kapal tiga tingkat itu. Komandan KRI Dewaruci Letkol Laut (P) Haris Bima Bayuseto dengan ramah menjelaskan data teknis kapal dan berbagai operasi pelayaran yang pernah dilakoni Dewaruci.
Ketika keliling di atas geladak utama, Martha beramah tamah dengan sejumlah anak buah kapal (ABK) yang bersiap-siap melaksanakan kirap kota. Mereka bergabung dengan marching band modern yang dibawakan para pelajar setingkat SMA di kota tersebut. Para ABK yang mengenakan pakaian adat dari beberapa daerah mendapat pujian. ''Pakaian tradisional Indonesia sangat berwarna-warni,'' kata Sapto mengutip pujian wanita paruh baya berambut pirang itu.
Sambil menanti acara kirap kota dimulai, Bima mengenalkan Martha ruang tamu utama (salon) di lantai tengah buritan. Melihat memorabilia dari berbagai negara yang disinggahi Dewaruci membuat dia tergegun. Di ruang tamu yang dilengkapi sofa dua sisi itu, dia meminta berfoto bersama.
Pada kesempatan itu, Bima memberikan kenang-kenangan kepada Joseph. Yakni, sebuah buku berjudul Pengawal Samudera di Kawasan Timur Indonesia. Buku yang berisi tentang kiprah jajaran Komando Armada RI Kawasan Timur (Armatim) itu diterbitkan oleh Komando Latihan (Kolat) Armatim.
Tak terasa waktu beranjak sore. Lantaran belum merasakan menu yang biasa disajikan juru masak kapal, Bima mengundang Martha dalam coffe morning besoknya. Menyambut undangan perwakilan diplomat itu, koki kepala Dewaruci Sertu Bek Aunu Rofik dan juru masak senior Kopka Ttg Wakhidin menyiapkan masakan andalan. Yakni, nasi goreng ikan teri khas Indonesia.
Menu yang menjadi andalan Dewaruci di setiap kompetisi masak dalam lomba pelayaran internasional itu menjadi sajian utama sarapan dubes dan pejabat pangkalan militer setempat di ruang makan perwira (lounge room). Bukannya mencicipi 2-3 sendok, Martha malah ketagihan sampai menambah nasi goreng sepiring. ''Yummi, rasanya luar biasa,'' komentar dia setelah menghabiskan dua piring ukuran tanggung yang diamini para petinggi pangkalan.
Usai sarapan, giliran Joseph unjuk gigi. Dia merasa penasaran untuk mencoba memanjat tiang depan Dewaruci (tiang Bima). Namun, dia tidak naik sampai puncak tiang setinggi 35,25 meter. Ketika sampai bordes di bagian tengah yang menyisakan 15 meter ke atas, Martha meneriaki Joseph agar hati-hati karena terlihat grogi. Sampai di bagian itu, dia menyempatkan untuk berfoto bersama pengawal dari kru kapal.
Begitu turun dari bordes, para rombongan tuang rumah saling mengabadikan momen dengan berfoto bersama beberapa awak kapal. Mengingat pada sore harinya telah diputuskan bahwa Dewaruci akan melanjutkan perjalanan etape ketiga mengarungi bagian kedua dari sepertiga Samudera Pasifik.(sep/nw)

 

Profil Pilihan Terbaru

article thumbnailBisnis Bermodal Inovasi

INOVATIF merupakan sebuah kemampuan yang harus dimiliki oleh siapa pun yang akan terjun dalam dunia bisnis. Karena, tanpa sebuah inovasi, mustahil usaha yang akan dijalankan akan m [ ... ]


article thumbnailRamah Hadapi Konsumen

RAMAH dalam menghadapi konsumen merupakan salah satu sikap yang harus dikedepankan oleh seorangĀ  pengusaha. Hal tersebut merupakan sikap yang selalu ditunjukan lajang bernama leng [ ... ]


article thumbnailFokus dan Tanggungjawab

DALAM menjalankan kewajiban yang dibebankan kepadanya, selalu diselesaikan dengan fokus penuh tanggungjawab merupakan salah satu karakterĀ  dari pria yang bernama lengkap Sopian Hi [ ... ]


Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini553
mod_vvisit_counterKemarin1506
mod_vvisit_counterMinggu ini10439
mod_vvisit_counterMinggu lalu12038
mod_vvisit_counterBulan ini32841
mod_vvisit_counterBulan lalu84707
mod_vvisit_counterSemuanya1078366

Ada: 15 Tamu, 4 bots online
IP Anda: 38.107.179.217
 , 
Sekarang: May 19, 2012