Laga Tandang di Kandang Persib
BANDUNG-Bagi penjaga gawang Persib Bandung, Jandri Pitoy, laga melawan Pelita Jaya Karawang akan mengulang memorinya bersama Rachmad Darmawan (RD). Keduanya pernah bersama-sama membawa Persipura Jayapura menjadi juara pada musim kompetisi 2005-2006. Namun sebagai bagian dari tim Persib, Jandri bertekad memberikan yang terbaik dan mengulang cleansheet-nya seperti pada laga melawan Persija. Kali ini, Maung Bandung harus mencoba merasakan ramuan RD.
“Suatu kebanggaan ya. Memori, mungkin ketemu Pak Rachmad. Tapi di satu sisi kita bersikap professional. Di mana pun main kita berikan yang terbaik untuk Persib,” kata Jandri pasca latihan di Stadion Siliwangi, Kamis 2 Februari.
Pada laga terakhir, Jandri berhasil menjaga gawangnya tetap steril dari gol hingga akhir pertandingan. Jandri mengakui dalam sebuah pertandingan terkadang pemain melakukan beberapa kesalahan. Namun ia menegaskan untuk selalu memberikan kemampuan terbaiknya di setiap pertandingan Persib.
Menghadapi pertandingan yang disebut-sebut sebagai derby Jabar ini, Jandri menanggapinya dengan santai. Menurutnya pemain jangan terpaku terhadap jargon seperti itu. Yang terpenting baginya adalah kesiapan tim. Dan menurut Jandri, timnya sedikit diuntungkan karena kemungkinan pertandingan yang merupakan laga tandang Persib ini akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat yang menjadi home base Persib musim ini.
“Kita ada motivasi tersendiri ya, karena kita seperti main di kandang kita sendiri. Tapi saya juga harap sama teman-teman, kita juga gak terpaku dengan seperti bermain di kandang sendiri. Kita Cuma fokus aja untuk bermain,” ungkap Jandri.
Saat ini, nyaris setiap anggota skuad Persib Bandung menyatakan laga tandang melawan Pelita Jaya Karawang memiliki keuntungan tersendiri bagi tim Persib, karena digelar di Stadion Si Jalak Harupat. Pun bagi gelandang Persib yang memiliki mobilitas tinggi, Atep. Menurutnya, pertandingan ini merupakan laga tandang yang beraroma kandang.
“Justru keuntungan buat kita. Meskipun main di tandang tapi kita main di Jalak Harupat. Karena kita juga terbiasa main di sana. Atmosfernya juga atmosfer di kandang. Jadi itu suatu keuntungan lah buat kita,” ungkap Atep pasca latihan Jumat (3/2) pagi di Stadion Siliwangi.
Stadion Si Jalak Harupat yang merupakan home base Persib musim ini sudah dikenal betul oleh para punggawa Persib. Entah laga kandang ataupun tandang, para pemain Persib sudah terbiasa dengan atmosfer di stadion milik Persikab Kabupaten Bandung ini.
“Engga lah, main di sana bukan tekanan. Karena setiap pertandingan kita juga mengalami hal yang sama. Seperti halnya main kandang. Apalagi kan kita sekarang mainnya tandang, justru jadi motivasi buat kita,” ujar pemain bernomor punggung 7 ini.
Menjelang derby Jabar, Minggu malam nanti, Atep menyatakan timnya dalam keadaan siap tempur. Kemenangan 2 pertandingan sebelumnya di Bandung menjadi pemicu Atep cs untuk memberikan penampilan yang lebih baik lagi di lapangan.
Pada laga terakhir Persib melawan Persija, Atep bermain penuh. Penampilan Atep pun dinilai baik. Atep mengatakan ia selalu berusaha memaksimalkan kesempatan yang diberikan pelatih kepadanya dengan segala kemampuan yang dimilikinya. Kemungkinan besar Atep pun akan kembali diturunkan saat Persib melawan Pelita Jaya.
Musim ini Atep belum mencetak gol. Kendati torehan gol bukan sebuah ukuran, namun Atep akan memanfaatkan peluang untuk mencetak gol jika peluang itu ada. Tetapi yang terpenting bagi pemain asal Cianjur ini adalah kemenangan tim, siapapun yang mencetal golnya.
“Karena tim ini sekarang lebih mementingkan kolektivitas tim. Jadi siapapun yang mencetak gol, yang penting menang untuk tim. Kalaupun nanti ada kesempatan, ya mudah-mudahan ada lah kesempatan ke depannya, ya saya akan mencetak gol,” pungkas Atep.(net/man)

















