JAKARTA - Tim pelatih timnas Merah Putih tadi malam mengumumkan nama-nama pemain yang akan dibawa ke Turkmenistan untuk menjalani leg pertama babak kualifikasi Piala Dunia zona asia putaran II. Pertandingan akan dilangsungkan di Stadion Nasional Ashgabat pada 23 Juli.
Dari 26 nama yang dipanggil mengikuti seleksi, pelatih akhirnya menetapkan 19 nama yang akan dibawa. Diantara pemain yang berangkat terdapat nama striker Boaz Solossa yang telat bergabung dan baru menjalani sekali kemarin pagi. Sedangkan satu-satunya pemain dari Liga Primer Indonesia (LPI) Irfan Bachdim yang mengikuti latihan sejak hari pertama tidak masuk tim.
"Berdasarkan pengamatan dan pemantauan selama latihan, nama-nama inilah yang kami bawa ke Turkmenistan," kata Rahmad Darmawan, asisten pelatih timnas dalam press conference tadi malam di Hotel Kartika Chandra. Kebugaran pemain lanjut Rahmad adalah pertimbangan utama pemilihan pemain. Mengingat saat peman dipanggil ke Jakarta para pemain staminanya dalam kondisi jauh dari ideal karena mayoritas pemain tengah berlibur setelah menjalani kompetisi yang ketat. "Pertimbangan lainnya adalah terkait skema dan strategi yang akan kita mainkan disana," sambung Rahmad.
Mengenai pemilihan Boaz, Rahmad menjelaskan jika pemain terbaik dari top scorer Indonesia Super League (ISL) itu tidak ada alasan untuk tidak dibawa serta. "Kita semua tahu kualitas permainan Boaz. Secara stamina dia juga tidak masalah karena dibanding tim lain Persipura masih menjalani pertandingan (perang bintang) saat tim lain sudah libur. Persipura juga tetap latihan untuk persiapan main di Piala AFC," jelas Rahmad Darmawan.
Sedangkan Irfan Bachdim, lanjut Rahmad, pemain Persema Malang itu tidak dibawa karena kondisi staminanya kurang bagus. "Irfan lama istirahat. Otot pangkal pahanya juga bermasalah saat latihan. Jadi posisnya diisi pemain lain," ungkap Rahmad Darmawan.
Kepada media Rahmad juga mengungkapkan jika Boaz antusias mendapat panggilan lagi dari timnas. Itu dibuktikan dengan Boaz yang langsung menghubungi dirinya Jum"at malam kemarin. Saat itu Boci, panggilan Boaz, tengah berkumpul dengan keluarganya di Sorong. "Boaz diberi tahu salah satu keluarganya jika mendapat panggilan dari timnas. Setelah itu dia langsung telpon saya. Sabtunya dia langsung mencari tiket pesawat tapi tidak dapat. Tiket baru didapat untuk hari Minggu. Itu menunjukkan jika dia punya kemauan untuk bermain bersama timnas," papar Rahmad Darmawan.
Sementara itu, menurut fisiopoterapis timnas, Mathias Ibo, saat ini kondisi stamina pemain hanya sekitar 80 persen. Dengan kondisi seperti itu menurut Mathias pemain akan rawan cedera jika dipaksa main all out selama 90 menit. "Dalam situasi seperti ini strategi pemainan akan sangat menentukan. Dan saya yakin tim pelatih sudah menyiapkannya," kata Mathias.
Karena pengurusan visa yang molor, keberangkatan tim yang awalnya dijadwalkan besok malam akhrinya mundur sehari. Tim akan bertolak dari Jakarta pada Rabu malam pukul 20.00 WIB. Jadi hari ini timnas akan berlatih sekali lagi. (ali)
Daftar pemain :
Kiper: Ferry Rotinsulu, Markus Horison
Belakang: Supardi, Zulkifli Syukur, M Nasuha, M Roby, Ricardo Salampessy, Wahyu Wiji Asnanto
Tengah: Ahmad Bustomi, Tony Sucipto, Eka Ramdani, Firman Utina, M Ridwan, Arif Suyono, Oktovianus Maniani, M Ilham
Depan: Cristian Gonzales, Bambang Pamungkas, Boaz Solossa

















