BANDUNG-lini belakang harus segera diantisipasi di dua laga kandang terakhir. Sebab, bila masih tetap menggunakan kompisisi sebelumnya, tidak menutup kemungkinan Persib bakal kembali menelan kekalahan meski bermain kandang.
”Kekalahan Persib saat dijamu Persiba di pertandingan tandang terakhir, jelas sekali akibat rapuhnya lini belakang,” ujar salah seorang legenda Persib Bandung Max Timisila kepada Bandung Ekspres (Grup Pasundan Ekspres), kemarin.
Max menilai, pertahanan Persib yang dikomandoi Maman Abdulrahman sangat mudah di obrak–abrik penyerang lawan. Salah satu faktornya, kata dia, sering terputusnya komunikasi antarpemain. “Koordinasi pemain belakang Persib tidak berjalan baik, terbukti dengan beberapa kali serangan lawan dapat mengancam gawang Persib,” terangnya.
Tak hanya itu, kata dia, jebakan-jebakan offside yang diterapkan pemain belakang Persib banyak yang tidak efektif. ”Terlepas dari banyaknya gol kontroversial ke gawang Persib, menurut saya, yang jelas itu adalah kesalahan para pemain belakang, yang kurang efektif dalam menerapkan strategi offside,” ujarnya.
Untuk itu, kata dia, di dua laga sisa terakhir, ia berharap Pelatih Daniel Roekito menurunkan pemain muda. Sekaligus memberikan kepercayaan kepada para pemain lokal binaan asli Persib.
“Saat ini kan sudah tidak ada lagi target juara, otomatis beban pun akan berkurang. Tak ada salahnya jika mencoba pemain muda untuk tampil di dua laga sisa ini. Siapa tahu aja mereka bisa membuktikannya kepada masyarakat Jawa Barat bahwa mereka mampu bermain baik,” harapnya.
Menurutnya, saat ini pemain muda skuad Persib Bandung memiliki potensi sangat baik. Hanya saja, kepercayaan pelatih lah yang saat ini dibutuhkan para pemain tersebut.
”Banyak pemain muda skuad Persib malah banyak yang sering duduk di bangku cadangan. Padahal, mereka memiliki potensi yang bagus di dunia persepakbolaan Indonesia, tentunya jika ini terus dibiarkan maka akan berakibat buruk terhadap karir mereka di masa depan,” bebernya.
“Bagaimana kita bisa tahu, kalau pemain muda ini memiliki kemampuan yang bagus kalau selalu duduk manis di bangku cadangan? Kasihan mereka. Berikanlah kesempatan supaya mereka bisa membuktikannya,” tuturnya mengakhiri pembicaraan.(asp)


















