Karawang Menjadi Lumbung Pangan Sehat Nasional
KARAWANG - Produk pangan unggulan Kabupaten Karawang diantaranya beras organik, beras aroma, kue semprong, opak kawung, keripik, ranginang ketan, dan aneka buah-buahan primadona seperti kawista sedang di pamerkan di Jakarta Convention Center (JCC) pada Pameran Pangan Nasional Jakarta Food Security Summit 2012, dari Selasa 7 - 10 Februari mendatang.
Pameran ini dibuka oleh Presiden SBY dan diikuti oleh 150 stand lebih, dari instansi pemerintah hingga swasta, yang menarik Karawang menjadi satu-stunya stand kategori Kabupaten.
Kabupaten Karawang dalam pameran ini seperti yang tampak pada standnya, mengusung tema Karawang Lumbung Pangan Sehat Nasional. Tema ini menjadi isu strategis ditengah target pemerintah mengenai ketahanan pangan nasional.
Rohmat Sarman, Ketua Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) Bale Pare, yang merupakan salah satu pengisi stand pameran Karawang mengatakan bahwa ini merupakan momen yang bagus, dimana produk pangan Karawang bisa tampil diantara produk pangan lainya di Indonesia. “Khususya beras organik, setidaknya para pengunjung menjadi tahu bahwa pertanian organik di Karawang bisa dilakukan, dan hasilnya mereka liat langsung pada beras organik yang ditampilkan di pameran
ini,” ujar Rohmat Sarman.
“Kita juga sekalian mensosialisasikan bahwa melalui Bale Pare, Karawang siap menjadi pusat pelatihan pertanian organik dan penyuplai beras sehat bagi kebutuhan lokal maupun ekspor,” tambahnya.
Pengisi stand Karawang lainnya yakni Wawan K. Syarief, petani buah primadona Karawang, Axar Qiara, mengatakan bahwa karawang yang memiliki buah langka seperti kawista memang penting untuk tampil pada event-event nasional seperti ini, agar berbagai pihak tahu bahwa Karawang memiliki banyak produk pangan yang khas.
“Khususnya kawista, ternyata banyak pengunjung yang tidak kenal buah ini. Ini sebagai salah satu bukti bahwa kawista memang buah khas Karawang dan kedepannya kita semua harus melegalkan dan terus mengampanyekan bahwa kawista merupakan khas Karawang dan menjadi salah satu ikon Karawang, seperti nanas di Subang,” ujar Wawan disela-sela
pameran.
Yang menarik dari stand kabupaten Karawang, selain merupakan satu-satunya stand kabupaten di pameran ini, juga hadirnya Mojang Jajaka Pinilih Karawang 2011, yakni Riezka Wanda (Chika) dan Akriadi Ridwan (Are), yang menjelaskan berbagai produk pangan Karawang kepada para pengunjung, sehingga membuat stand menjadi lebih menarik dan berbeda dengan stand lainnya.
“Kami sangat bangga bisa ikut ambil bagian dalam pameran ini, karena kami dapat ikut serta mempromosikan berbagai produk pangan Karawang pada pameran ini kepada pengunjung lokal maupun mancanegara, mulai dari beras organik, bibit buah primadona hingga makanan khas Karawang,” ungkap Chika yang juga diamini Are.
Keiikutsertaan Karawang pada pameran ini, merupakan hasil kolaborasi antara para petani di lapangan dengan sejumlah instansi pemerintah, diantaranya Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi, Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian dan Kehutanan (BP4K), Dinas Pertanian dan Kehutanan, dan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD).(us)

















