Harian Umum Pasundan Ekspres Online

Kue Dongkal Diduga Dicampur Pestisida

Suami Oom Ditahan Polres, 32 Orang Korban Masih Kritis di RSUD Karawang
KARAWANG – Narsim (56) suami Oom pembuat kue dongkal (Awug) akhirnya dijadikan tersangka dan ditahan pihak Kepolisian Resort (Polres) Karawang. Narsim diduga telah mencampur pestisida (bahan beracun) ke bahan kue dongkal. Akibatnya, sebanyak 87 orang terpaksa dirawat RSUD. 56 orang diantaranya sudah diperbolehkan pulang, dan 32 orang.lagi masih kritis di RSUD Karawang akibat keracunan kue dongkal buatan Oom.
Kepala Kepolisian Resort Karawang, AKBP Merdysam, S.Ip mengatakan, pihaknya langsung tanggap dan menangani kasus yang mengakibatkan puluhan warga Desa Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan keracunan setelah mengkonsumsi kue dongkal tersebut. “Kami sudah tangani. Sudah ada tersangka yang ditahan penyidik, yaitu suami Oom pembuat kue tersebut,” Merdysam saat dihubungi Pasundan Ekspres melalui telepon selulernya, Senin (6/2).
Akibat keracunan massal yang alami warga Desa Tegalwaru, Mekarmaya, dan Cilamaya ini, anggota Komisi D, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak), setelah Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang menyatakan kejadian luar biasa (KLB). Sidak itu dilakukan untuk menyaksikan pelayanan medis yang diberikan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang.
Oom pembuat kue dongkal tersebut mengaku kepada Komisi D, bahwa dirinya tidak menyangka akan mengakibatkan banyak korban setelah mengkonsumsi kue buatannya. Sebab, dirinya sudah 5 tahun membuat kue dongkal, tidak pernah terjadi peristiwa seperti ini.”Ketika ada yang keracunan saya merasa takut, dan tidak ada niat untuk meracuni. Sebab kedua anak saya juga jadi korban,”ujar Oom.
Sebelum membuat kue dongkal, kata Oom, sempat bertengkar dengan suami keduanya karena anaknya meminta uang sebesar Rp1.000. “Saya sempat bertengkar dengan suami saya. Setelah itu saya melanjutkan pembuatan kue untuk dijual. Tapi saya tidak tahu jika suami saya memasukan sesuatu pada kue buatan saya,” katanya.
Anak pertama Oom, Asep menjelaskan, ayahnya saat itu diduga memasukan pestisida pada bahan makanan yang dibuat oleh ibunya. Sebab setelah terjadi pertengkaran, ia mengaku pergi dan tidak mengetahui dengan jelas obat apa yang dimasukan ayahnya pada bahan makanan kue dongkal. “Ibu saya selalu membuat kue dongkal dengan steril, tapi setelah ada kejadian ini spertinya ayah saya telah memasukan obat sawah ke bahan makanan ibu,”tukasnya.
Ketua Komisi D DPRD, Nanda Suhada mengatakan,  tujuan Komisi D datang untuk melakukan sidak pada pelayanan dari kejadian luar biasa yang dialami masyarakat Cilamaya Wetan yang saat ini keracunan dan harus dibawa ke RSUD ini. “Kami berterimakasih pada pihak RSUD atas pelayanan yang diberikan pada korban KLB ini. Diharapkan pasien KLB yang masih diluar bisa dimasukan dalam ruangan,” tandasnya.
Dinas Kesehatan, lanjutnya, diharapkan bisa segera mengumumkan apa penyebab dari terjadinya keracunan massal ini. Jika tidak ada alat bisa langsung berkoordinasi pada Dinas Kesehatan Provinsi. “Dalam waktu satu atau dua hari Dinas Kesehatan diharapkan bisa mengumumkan penyebab terjadinya keracunan ini,”jelasnya.
dr. Suherno, anggota Komisi D lainnya mengatakan, yang diperiksa di RSUD ini hanya penanganan medisnya saja, sebab racun sangat riskan pada tubuh. Selain dari melakukan follow up atas terjadinya KLB ini. “Pengaruh panjang bisa berdampak pada hati, jadi diharapkan RSUD bisa memeberikan pelayanan yang baik pada korban keracunan,” tegasnya.
Sementara itu, Pelayanan Medis RSUD Karawang, dr. Tono M.Km mengatakan, gejala keracunan akibat kue dongkal ini mirip dengan muntaber. Untuk penanganan sudah maksimal dilakukan. Dari versi Dinas Kesehatan dinyatakan ada indikasi zat yang terkandung di kue  dongkal itu berupa senyawa nitrat yang sering digunakan dalam obat untuk pestisida. “Untuk saat ini kami sedang memperdalam penyebab terjadinya keracunan ini,” pungkasnya.(use)

 

Profil Pilihan Terbaru

article thumbnailBisnis Bermodal Inovasi

INOVATIF merupakan sebuah kemampuan yang harus dimiliki oleh siapa pun yang akan terjun dalam dunia bisnis. Karena, tanpa sebuah inovasi, mustahil usaha yang akan dijalankan akan m [ ... ]


article thumbnailRamah Hadapi Konsumen

RAMAH dalam menghadapi konsumen merupakan salah satu sikap yang harus dikedepankan oleh seorang  pengusaha. Hal tersebut merupakan sikap yang selalu ditunjukan lajang bernama leng [ ... ]


article thumbnailFokus dan Tanggungjawab

DALAM menjalankan kewajiban yang dibebankan kepadanya, selalu diselesaikan dengan fokus penuh tanggungjawab merupakan salah satu karakter  dari pria yang bernama lengkap Sopian Hi [ ... ]


Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini520
mod_vvisit_counterKemarin1506
mod_vvisit_counterMinggu ini10406
mod_vvisit_counterMinggu lalu12038
mod_vvisit_counterBulan ini32808
mod_vvisit_counterBulan lalu84707
mod_vvisit_counterSemuanya1078333

Ada: 7 Tamu, 21 bots online
IP Anda: 38.107.179.219
 , 
Sekarang: May 19, 2012