Tuntut Bupati Karawang Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
KARAWANG - Puluhan Mahasiswa yang tergabug dalam Keluarga Mahasiswa dan Pelajar Karawang (Kempaka) Bandung Raya, menggelar aksi unjuk rasa di depan Plaza Pemkab Karawang. Para pengunjuk rasa menuntut agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dapat mensejahterakan masyarakat Karawang.
Dalam aksi tersebut Mahasiswa Karawang yang menempuh study Perguruan Tinggi di kota kembang teresebut, meminta kepada Pemkab Karawang dalam hal ini Bupati Ade Swara dan Wakil Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana untuk mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Karawang.
"Sudah setahun lebih pasangan Ade Swara - Cellica memimpin Karawang, tetapi sangat ironis geliat - geliat pembangunan masih belum dirasakan oleh masyarakat Karawang," tukas Kiki, salah seorang mahasiswa yang menjadi Orator dalam aksi itu, Senin (30/1).
Dikatakan, carut marutnya menejerial yang terjadi didalam puncuk kepemimpinan menjadikan banyaknya pembangunan di Karawang yang tidak terselesaikan dengan baik. Dampaknya, pada adanya keterlambatan dalam pembangunan infrastruktur baik mulai dari kota hingga kepelosok desa. "Sebagai contoh saat ini anggaran yang telah
ditetapkan dalam APBD, APBN dan bahkan DAK saja banyak yan tidak
terserap," tambahnya.
Untuk itu, kata Kiki, mahasiswa menuntut Pemkab Karawang, dalam membangun masyarakat Karawang maka sangat penting adanya peningkatan kualitas pendidikan, memperbaiki infsatruktur jalan yang mengalami kerusakan, hal itu merupakan upaya untuk meningkatkan ekonomi maju.
"Kami juga meminta kepada Pemkab Karawang untuk meningkatkan jaminan kesehatan untuk masyarakat miskin, selamatkanlahan pertanian, hapuskan pengangguran desa, stop pengalih-fungsian lahan dan sejahterakan petani," tandasnya.
Aksi unjuk rasapun diterima oleh Kepala Badan Perencanaan, Agus Sundawijayana dan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Asisten Daerah Bidang Pembangunan, AA. Nugraha MK. Dalam audience yang dilakukan dengan mahasiswa, Kepala Bappeda, Agus Sundawijayana mengungkapkan, apa yang dituntutkan oleh mahasiswa merupakan hal yang normatif, dan hal itu merupakan masalah yang menjadi skala prioritas dalam pembangunan di Karawang. "Apa yang diutarakan oleh mahasiswa merupakan hal yang sangat normatif dan merupakan skala prioritas pembangunan di Karawang, dan hal ini merupakan hal yang sangat positif dalam pembangunan Karawang," tukas Agus. (kus)

















